.
Hujan rintik mencurah ke bumi,
Melengkap satu kitaran kehidupan,
Dan tempiasnya seakan turut membanjiri kelopak redup hati,
Memenuhi empangan rasa yang semakin membuak,
Menanti masa untuk retak dan pecah melimpahi dasar rasa.
Dan dengan penuh rasa bertemankan kewarasan akal,
Bertahannya hati mengukuh satu pasakan dalam jiwa,
Memegang kejap payung yang tidak kelihatan,
Buat menadahi tangisan awan,
Dari bertempias ke kelopak redup hati.
gambar-google~
Bukan menyalahi awan yang merintikkan tangis,
Bukan juga menuding jari pada empangan rasa yang mudah goyah,
Tapi memuhasabah diri,
Memberi jalan agar hati itu lebih tabah,
Bertahan dalam pasakan yang lebih padu,
Buat membentengi pertahanan,
Pabila tangisan awan merintik lagi..
Kita bukan lemah.. tapi mungkin belum cukup kuat untuk melalui satu fasa baru dalam hidup..












